MANADO, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) kembali membuka pendaftaran beasiswa untuk tahun 2010, bagi siswa dan mahasiswa yang ekonominya kurang mampu.

"Pemerintah daerah telah anggarkan program beasiswa pendidikan Cita Waya Esa itu sekitar Rp 1,5 miliar untuk tahun 2010," kata Kepala Bagian Humas Pemkab Minsel, Ferry Lengkong, Selasa (16/3/2010).

Pemberian beasiswa itu sebagai wujud dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan program peningkatan mutu pendidikan.

Beasiswa diharapkan mampu mengangkat dan memotivasi bagi kalangan siswa dan mahasiswa yang secara ekonomi kurang mampu, sehingga bisa meneruskan studinya.

"Program itu akan dilakukan secara ketat dan selektif agar tepat sasaran, karena masih banyak warga yang membutuhkan beasiswa itu," katanya.

Program itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya, dan mendapat dukungan dari kalangan masyarakat.

Pendaftaran beasiswa telah dibuka sejak tanggal 5 hingga 15 Maret 2010, dan akan diperpanjang jika tingkat kebutuhannya belum terpacai sesuai alokasi anggaran.

Anggota DPRD Minsel, Rommy Pondaag mengharapkan program itu tepat sasaran, guna meminimalisir penyaluran kepada orang yang mampu secara ekonomi.

"Masih banyak orang miskin membutuhkan bantuan pendidikan itu di Minsel, sehingga perlu dilakukan secara selektif," katanya.MANADO, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) kembali membuka pendaftaran beasiswa untuk tahun 2010, bagi siswa dan mahasiswa yang ekonominya kurang mampu.

"Pemerintah daerah telah anggarkan program beasiswa pendidikan Cita Waya Esa itu sekitar Rp 1,5 miliar untuk tahun 2010," kata Kepala Bagian Humas Pemkab Minsel, Ferry Lengkong, Selasa (16/3/2010).

Pemberian beasiswa itu sebagai wujud dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan program peningkatan mutu pendidikan.

Beasiswa diharapkan mampu mengangkat dan memotivasi bagi kalangan siswa dan mahasiswa yang secara ekonomi kurang mampu, sehingga bisa meneruskan studinya.

"Program itu akan dilakukan secara ketat dan selektif agar tepat sasaran, karena masih banyak warga yang membutuhkan beasiswa itu," katanya.

Program itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya, dan mendapat dukungan dari kalangan masyarakat.

Pendaftaran beasiswa telah dibuka sejak tanggal 5 hingga 15 Maret 2010, dan akan diperpanjang jika tingkat kebutuhannya belum terpacai sesuai alokasi anggaran.

Anggota DPRD Minsel, Rommy Pondaag mengharapkan program itu tepat sasaran, guna meminimalisir penyaluran kepada orang yang mampu secara ekonomi.

"Masih banyak orang miskin membutuhkan bantuan pendidikan itu di Minsel, sehingga perlu dilakukan secara selektif," katanya.