-
Aussie Joining Reserve Currencies
Komoditas telah kehilangan pengaruhnya atas mata uang Negara-negara yang bergantung pada ekspor bahan baku karena para pedagang mencari tempat untuk berlindung dari defisit dan utang yang bergejolak di Uni Eropa, AS, dan Jepang.
GSCI Total Return index dari 24 komoditi turun sebesar 8,45% sejak bulan April. Canadian dollar, Australian, New Zealand dollar memperoleh rata-rata 1%, korelasi dari Bloomberg diukur dengan indeks harga tertimbang menunjukkan ketika komoditas merosot 11,6% pada periode yang sama tahun kemarin, mata uang jatuh rata-rata sebesar 2,4%.
Alternatif untuk euro, dollar, dan yen yang menarik para pedagang sebagai talangan untuk pertumbuhan Yunani, Irlandia, da Portugal. AS menempatkan rating kredit AAA sebagai bangsa yang beresiko dan Jepang telah berjuang untuk pulih dari gempa bumi terbesar dalam catatan sejarah. Porsi cadangan mata uang global yang mencakup dolar Kanada dan dolar Australia sekarang melebihi pound dan yen menurut IMF.
-
Oil Rises as U.S. Debt Concern Weakens Dollar
Minyak naik sebagai peringatan dari Presiden Barack Obama bahwa kebuntuan utang AS mengancam perekonomian dan melemahnya dolar, meningkatnya daya tarik komoditas dan kekhawatiran melawan krisis akan mengurangi permintaan.
Futures naik sebanyak 0,5% setelah Obama menyerukan kepada anggota parlemen untuk mengesampingkan politik untuk mencapai kesepakatan tentang “pendekatan seimbang” setelah Partai Republik dan Demokrat berencana untuk menyerang satu sama yang lain dengan mengangkat $14,3 triliun utang Negara. Mata uang AS turun terhadap 16 mata uang utama. Sementara laporan dari Departemen Energi kemungkinan besok stok minyak mentah AS turun untuk mingu kedelapan.
Crude Oil untuk pengiriman September naik sebesar 48 cent menjadi $99,68 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di $99,61 pada 02:43 waktu Singapura. Brent Oil untuk pengiriman September berada di $118,24 per barel naik 30 cent di London ICE Europre.
-
Dollar Weakens Before U.S. Debt-Limit Vote
Dolar merosot ke rekor terendah terhadap Swiss franc, Aussie, dan New Zealand Dollar sebagai bentuk respon dari Presiden Barack Obama dan anggota parlemen berpendapat atas rencana untuk menaikkan batasan utang AS.
Yen mencapai level terkuar dalam empat bulan terhadap dollar. Euro jatuh terhadap yen dan sedikit mundur terhadap dollar sebagai akibat dari Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble mengatakan, negaranya menentang “cek kosong” untuk dana penyelamatan kawasan euro untuk membeli obligasi di pasar sekunder. Dollar Australia menguat setelah ddatayang menunjukkan inflasi dipercepat. Data AS hari ini diperkirakan akan menunjukkan permintaan barang yang tumbuh lebih lambat.
Dollar turun sekitar ¥ 77,58 sebagai level terendah sejak 17 Maret, dollar 0,1% lebih kuat terhadap euro berada di area $1,4484, poundsterling mencapai $1,6421 sebagai level tertinggi sejak 14 Juni. Dollar turun 0,6% terhadap New Zealand dollar berada di area 87,65 cent, juga terhadap Swiss franc turun sekitar 0,2% menyentul level 79,96 sebagai level terendah.
-
Nikkei Drops Below 10,000
Nikkei 225 turun dan ditutup dibawah 10.000 untuk pertama kalinya dalam waktu lebih dari seminggu, sebagai akibat dari anggota parlemen AS yang gagal dalam memecahkan kebuntuan terhadap naiknnya batasan hutang, dan juga order barang tahan lama yang menurun.
Mitsubishi UFJ Financial Group Inc, bank public terbesar Jepang turun sebesar 1,5%. Nikon Corp, perusahaan pembuat kamera yang mendapatkan sekitar seperempat dari total pendapatannya berasal dari Eropa turun sebesar 1,6% setelah pemotongan raing utang Yunani dan euro melemah terhadap Yen.
Nikkei 225 turun sebesar 1,5% menjadi 9,901.35 pada penutupan pukul 3 di Tokyo. TOpix yang lebih luas turun 1,3% menjadi 848,37 jatuh ke level terendah sejak 29 Juni.
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
Forum Rules